IMPLEMENTASI DMAIC UNTUK MENYELESAIKAN MASALAH PENUMPUKAN KERETA PRODUK REJECT PADA PROSES CRUSHING DI PT XYZ
DOI:
https://doi.org/10.52453/t.v13i2.415Keywords:
reject, crushing, DMAIC, injeksi plastik, bucket conveyorAbstract
Proses penanganan produk reject atau cacat hasil cetak injeksi plastik di PT XYZ merupakan bagian yang penting untuk menjaga siklus produksi di mesin cetak injeksi plastik berjalan lancar. Salah satu bagian tersebut adalah proses crushing produk menggunakan mesin crusher yang mempunyai daya 75 HP. Proses crusher diawali dengan produk not good (NG) yang masuk ke dalam good receipt (GR) atau not good (NG) yang didata dan dipilah oleh operator, kemudian disusun ke dalam antrian kereta NG dan selanjutnya akan diproses ke dalam mesin. Pada saat dalam antrian, waktu tunggu dari kereta terlalu lama yang menyebabkan penumpukan antrian karena tidak sesuai waktu proses crusher dengan waktu masuk produk NG. Pendekatan penyelesaian masalah tersebut untuk mendapatkan solusi menggunakan metode DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve dan Control). Dari hal tersebut, ditemukan bahwa penyebab proses crusher yang lama adalah tidak adanya alat angkut sehingga operator diharuskan naik turun tangga dan tidak adanya penyesuaian tempat pengambilan antrian kereta. Maka dari itu diperlukan suatu alat angkut yang dapat memasukkan produk NG ke dalam input mesin dan penyesuaian tempat pengambilan antrian kereta agar tidak terlalu jauh. Alat angkut yang akan digunakan ialah bucket conveyor yang dapat menampung produk-produk NG masuk ke dalam input mesin sejauh 3 meter. Alat angkut dituntut untuk dapat memasukkan produk NG ke dalam input mesin dimana mendapatkan 3 solusi awal yaitu penggunaan dari belt, belt & cleat, dan belt & bucket. Dengan adanya solusi tersebut dilakukan perbandingan dan mendapat solusi untuk penggunaan belt & bucket yang akan digerakkan oleh motor yang melalui gearbox reducer. Penambahan unit conveyor ini mampu memangkas waktu siklus proses crushing dari 1621,5 detik menjadi 832,5 detik.
References
Dieter, G. (2009). Engineering Design 4th Edittion. New York: McGeaw-Hill.
Sudarmaji, H., & Pelani, A. (2019). Perancangan Positioner Unit Pada Automation Forging Line Menggunakan Metode Dieter Dan Triz Effect Database.Technologic,1–9.
Sularso, k. s. (2004). Dasar perencanaan dan pemilihan elemen mesin. Jalan Bunga No.8-8A Jakarta: PT Pradnya Paramita.
Cahyadi D, Azis G. PERANCANGAN BELT CONVEYOR KAPASITAS 30 TON/JAM UNTUK ALAT ANGKUT KERTAS
Sidik M, Susandy D, Edelweis D, PROSES PEMBUATAN BIJI PLASTIK MENGGUNAKAN MESIN EXTRUDER PELLETZING PLASTIC
Garside A, Risaldi F, Dewi K , Perancangan Belt Conveyor sebagai Alat Material Handling pada Terminal Peti Kemas Surabaya
Rante A, Tangkuman S, Rembet M, PERANCANGAN KONVEYOR RANTAI KAPASITAS 8 TON PER JAM
Nugroho Utomo S, Winarso R, (2019), RANCANG BANGUN CONVEYOR MESIN PLANER KAYU DENGAN SISTEM PENGGERAK MOTOR STEPPER