MENINGKATKAN EFISIENSI MAN POWER LINE MACHINING AXLE SHAFT A MENGGUNAKAN METODE PENYEIMBANGAN BEBAN KERJA OPERATOR DI PT INTI GANDA PERDANA

Authors

  • Nensi Yuselin
  • Hasbianto

Keywords:

MUDA menuggu, line axle shaft A, penyeimbang beban kerja operator

Abstract

Masa globalisasi seperti saat ini, industri berlomba-lomba untuk dapat menjalankan
produksinya dengan efisien. Semakin efisien suatu proses yang dijalankan maka semakin rendah cost produksi
yang dikeluarkan. Hal ini yang terjadi pada PT IGP plant 2 Line Machining Axle Shaft A dimana masih
terdapat MUDA menunggu yang menyebabkan kerja man power tidak efisien. Banyaknya muda menunggu
membuat efisiensi man power Line Machining Axle Shaft A rendah yaitu sebesar 72%, MUDA menunggu pada
line axle shaft A disebabkan oleh beban kerja antar operator yang tidak seimbang. Dengan menggunakan
metode penyeimbangan beban kerja operator dengan membagi 3 element kerja yaitu Non-Valuable Work,
Walking dan Valuable Work. Element kerja Non-Valuable Work dapat di eliminasi. Salah satunya adalah
MUDA menunggu akan dapat dikurangi sehingga dapat meningkatkan efisiensi man power yang awalnya 72%
meningkat 15% menjadi 87%.

References

Sutaklasana, Iftikar Z. (1979). Teknik Tata Cara

Kerja.Bandung : Institut Teknologi Bandung

Wignjosoeboroto, Sritomo, (1992), Teknik Tata

Cara dan Pengukuran Kerja. Jakarta: Penerbit

Guna Widya.

Monden, Y. (1995). Sistem Produksi Toyota:

Suatu Ancangan Terpadu Untuk Penerapan JustIn-Time 1. Jakarta: Pustaka Binaman Presindo &

PPM

Dailey, Kenneth W. (2003). The Lean

Manufacturing Pocket Handbook. Pennsylvania:

DW Publising Co.

Liker, J.K. (2006). The Toyota Way Fieldbook.

Jakarta: Erlangga

Toyota Motor Corporation. (2006). Toyota

Production System: Kaizen Standarisasi Kerja.

Jakarta: Author.

Kocakulah, M., Brown, J., & Thomson, J.

(2008). Lean Manufacturing Principles and

Their Application.Indiana: Author.

Siti Nandiroh, (2014), Analisis Produktivitas

Kerja Menggunakan Tabel Standar Kerja (TSK)

dan Loading Chart pada Proses Produksi,

Seminar Nasional IDEC 2014

Adeppa, A. (2015). A Study on Basics of

Assembly Line Balancing. International Journal

on Emerging Technologies , 294-297.

Adnan, A. N., Arbaai, N. A., & Ismail, A. (2016).

Improvement of Overall Efficiency of Production

Line By Using Line Balancing. ARPN Journal of

Engineering and Applied Sciences, 7752-7758.

Hari Moektiwibowo, (2019) Optimalisasi Beban

Kerja Operator menggunakan Metode Work

Load Analysis (WLA) pada Operator Filling

Liquid. Penelitian Program Studi Teknik

Industri, Universitas Dirgantara Marsekal

Suryadarma, Jakarta.

Downloads

Published

2022-02-01

How to Cite

Nensi Yuselin, & Hasbianto. (2022). MENINGKATKAN EFISIENSI MAN POWER LINE MACHINING AXLE SHAFT A MENGGUNAKAN METODE PENYEIMBANGAN BEBAN KERJA OPERATOR DI PT INTI GANDA PERDANA . Technologic, 12(1). Retrieved from https://technologic.polytechnic.astra.ac.id/index.php/firstjournal/article/view/323